Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika

Memperhatikan  pengertian  masalah,  pentingnya  siswa  belajar  pemecahan
masalah,  langkah-langkah  dan  strategi  pemecahan masalah,  seperti  tersebut  di  atas,
maka  memiliki  kemampuan  pemecahan  masalah  tidak  hanya  penting  untuk  siswa,
tetapi juga penting untuk mahasiswa, khususnya mahasiswa calon guru matematika.
Pentingnya  kemampuan  pemecahan  masalah  bagi  seorang  calon  guru
matematika,  seperti halnya  kemampuan  yang  lain,  yaitu  penalaran  dan  pembuktian,
komunikasi,  koneksi,  maupun  representasi  matematik,  terbukti  dari  ditentukannya
standar  untuk  kemampuan-kemampuan  tersebut  dalam  NCTM  (National  Council  of
Teachers  of  Mathematics,  2003).  Seorang  calon  guru  matematika  haruslah
mengetahui,  memahami,  dan  dapat  menerapkan  proses  dari  pemecahan  masalah
matematika.  Lebih-lebih  bagi  seorang  calon  guru matematika,  tidaklah  cukup  hanya
mempunyai kemampuan pemecahan masalah untuk dirinya sendiri, sebab kelak jika ia
telah menjadi guru, ia akan mempunyai tugas yang berat, yaitu membimbing siswanya
agar memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah matematika.
Indikator  yang  dapat  menunjukkan  apakah  seorang  calon  guru  matematika
telah mempunyai kemampuan pemecahan masalah, menurut NCTM (2003) adalah: Continue reading →

Self Efficacy

self-eficacy

Menurut Bandura (1997), self efficacy beliefs adalah keyakinan seseorang terhadap kemampuan yang dimilikinya untuk menentukan dan melaksanakan berbagai tindakan yang diperlukan untuk
menghasilkan suatu pencapaian.
Pajares (1997), self efficacy beliefs adalah penilaian seseorang terhadap kemampuan diri untuk mengorganisasikan dan melaksanakan langkah-langkah yang terarah untuk mencapai suatu tujuan.
Coetzee & Cilliers (2001) menyatakan self efficacy beliefs sebagai keyakinan individu untuk bisa menampilkan perilaku dengan performa yang efektif sehingga bisa menyelesaikan tugas tertentu dengan baik.
Norwich (dalam Azwar, 1996) mendefinisikan self efficacy beliefs sebagai keyakinan diri yang merupakan salah satu faktor personal yang menjadi perantara interaksi antara faktor perilaku dan faktor lingkungan. Tingginya keyakinan diri yang Continue reading →

logika matematika: proposisi

https://achemadfaroeqs.wordpress.com

logika matematika

 

Logika dapat dilacak secara historis mulai dari kelahirannya pada jaman Yunani Kuno yang dipelopori oleh Aristoteles (384-322 SM).Tokoh ini belum menyebutkan dengan istilah “Logika”.Beliau menggunakan istilah “Analitika” dan “Dialektika”. Analitika digunakan untuk menyebut cara penalaran yang berdasarkan pada pernyataan-pernyataan yang benar. Sedang dialektika digunakan untuk menyebut cara penalaran yang berdasarkan pada patokan-patokan duga. Kemudian Analitika dan Dialektika, kedua-duanya merupakan jenis pengetahuan yang disebut Logika.

Dalam perkembangan selanjutnya, Continue reading →

Taksonomi SOLO

https://achemadfaroeqs.wordpress.com

Taksonomi SOLO

Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Menggunakan Tugas Bentuk Superitem

B.Latar Belakang Masalah
Kegiatan pembelajaran matematika di Indonesia saat ini belum memperlihatkan hasil yang memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes menurut Trends in Mathematic and Science Study (TIMSS) 2003, untuk kelas 8 atau setingkat kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP), Indonesia hanya berada di ranking ke-35 dari 44 negara untuk prestasi matematika dan di ranking ke-37 dari 44 negara untuk prestasi sains (Bias, 2011), sedangkan masih menurut data TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study) 2007 untuk kelas 8 atau setara 2 SMP, Indonesia menempati Continue reading →

Olimpiade Matematika IAIN Sunan Ampel 2013 (Berbasis Madrasah)

Bagi kaum muslimin-muslimat yang punya bakat berhitung cepat, mari daftarkan anak-anak anda dalam helatan akbar Se-Jawa Timur di IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Olimpiade Matematika 2013, ini adalah Olimpiade Matematika ke lima Himaptika IAIN Sunan Ampel Surabaya. Olimpiade Matematika Tahun ini menggunakan sistem yang berbeda dengan Olimpiade Matematika pada tahu-tahun sebelumnya. Pada tahun lalu Olimpiade Matematika dilaksanakan secara terpusat kalau sekarang Olimpiade Matematika menggunakan sistem rayon. adapun hal yang berbeda lainnya adalah warna tema yang di gunakan. Tahun lalu menggunakan warna hijau sedangkan sekarang menggunakan warna biru, warna langit yang luas dan tinggi, dengan harapan Olimpiade Matematika 2013 dapat lebih berkembang luas dan bertambah sukses. amin. berikut ini adalah desain pamplet Olimpiade Matematika 2013 IAIN Sunan Ampel Surabaya

Olimpiade Matematika 2013

Olimpiade Matematika 2013

Koneksi Matematika

Ada dua tipe umum koneksi matematik menurut NCTM (1989), yaitu modeling connections dan mathematical connectionsModeling connections merupakan hubungan antara situasi masalah yang muncul di dalam dunia nyata atau dalam disiplin ilmu lain dengan Continue reading →

KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA

Oleh: La Moma

dalam Seminar Nasional Pendidikan Matematika UNPATTI

Abstrak

Dalam pelajaran matematika SMP/MTs sesuai dengan Kurikulum 2006 (KTSP) perlu diberikan kepada semua perserta didik mulai dari sekolah dasar untuk membekali peserta didik dengan Continue reading →

Matematika Dan Filsafat

averoesMatematika adalah alat yang dapat membantu memecahkan berbagai permasalahan (dalam pemerintahan,industri, sains). Sejarah matematika adalah penyelidikan terhadap asalmula penemuan di dalam matematika dansedikit perluasannya, penyelidikan terhadap metode dan notasi matematika dimasa silam. Dalam perjalanan sejarahnya, matematika berperan membangun peradaban manusia sepanjang masa.
Kata “matematika” berasal dari kata μάθημα(máthema) dalam bahasa Yunani Continue reading →

MULTIPLE INTELLIGENCE, SOCIAL INTELLIGENCE, ESQ

ESQ

I. Multiple Intelligence (Kecerdasan Majemuk/Ganda)

Kecerdasan adalah kemampuan untuk memecahkan suatu masalah; kemampuan untuk menciptakan masalah baru untuk dipecahkan; kemampuan untuk menciptakan sesuatu atau menawarkan suatu pelayanan yang berharga dalam suatu kebudayaan masyarakat (Howard Gardner). Prof. Howard Gardener seorang Continue reading →

MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN BERFIKIR POSITIF (POSITIVE THINKING)

berfikir positif

berfikir positif

“Pikiran positif datang dari kepercayan,pikiran negatif dating dari keragu-raguan; rasa takut yang benar adalah rasa takut yang digabungkan dengan harapan, karena itu lahir dari kepercayaan, serta kita berharap pada Tuhan kita yakini, sementara rasa takut yang salah digabungkan dengan keputusasaan, karena kita takut pada Tuhan; beberapa orang takut kehilangan-Nya, sementara yang lain takut mencarinya” (Pascal)

 

Mempelajari matematika adalah hal yang menyenangkan. Mengasah kreatifitas otak kiri sekaligus melatih berfikir kritis. Dengan belajar matematika berarti kita mempelajari sebuah cabang ilmu pengetahuan yang luas. Continue reading →